Search Here

Jumat, 08 Juni 2012

'Efek Yarkovsky' Bisa Jadi Kiamat Bagi Bumi

0 komentar

An asteroid has drifted nearly 100 miles out of its path in the last twelve years - pulled by a strange 'tractor beam' effect called the 'Yarkovksy effect'
An asteroid has drifted nearly 100 miles out of its path in the last twelve years - pulled by a strange 'tractor beam' effect called the 'Yarkovksy effect'

Pada 12 tahun lalu, ada sebuah asteroid yang letaknya 160,9 kilometer berada di luar jalur ke Bumi. Namun anehnya, terdapat ‘cahaya traktor’ menariknya mengarah Bumi.“Efek ini bisa menarik atau mendorong asteroid keluar atau masuk jalur Bumi,” kata Josh Emery dari University of Tennessee.
Memahami gaya dan cara ia mempengaruhi asteroid sangatlah penting untuk menentukan apakah aka nada asteroid menghantam Bumi, lanjutnya seperti dikutip DM.
Menurut hasil riset terbaru, ada ‘banyak’ asteroid yang memiliki kemungkinan menghantam Bumi di paruh kedua abad ini. Temuan ini muncul setelah para peneliti melakukan pengukuran pada asteroid kecil 1999 RQ36 yang diperkirakan melintas Bumi pada 2135.

The finding came from measurements of the tiny asteroid 1999 RQ36 - expected to blast past the Earth in 2135
The finding came from measurements of the tiny asteroid 1999 RQ36 - expected to blast past the Earth in 2135

Para ahli ini menyadari, akibat efek Yarkovsky, posisi asteroid menyimpang 160,9 kilometer.
“Makin panjang permukaan asteroid bisa menahan panas, makin kuat efek Yarkovsky. Namun, jika asteroid sebenarnya hanya debu, makan bahan yang ada cepat dingin dan efek ini lebih lemah,” lanjutnya.
Nama Efek Yarkovsky berasal dari teknisi Rusia yang menjadi orang pertama yang mengajukan ide mengenai obyek batu luar angkasa, secara berkala, akan keluar orbitnya saat menyerap cahaya matahari dan memancarkan kembali energinya sebagai panas. [mor]

The OSIRIS-REx spacecraft is scheduled to launch in 2016, arrive at the asteroid in 2019, and bring samples back to Earth in 2023
The OSIRIS-Rex spacecraft is scheduled to launch in 2016, arrive at the asteroid in 2019, and bring samples back to Earth in 2023


sumber :http://teknologi.inilah.com/read/detail/1869383/efek-yarkovsky-bisa-jadi-kiamat-bagi-bumi

Leave a Reply